REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani mengatakan, implementasi Pusat Logistik Berikat (PLB) dalam kurun waktu satu terakhir sudah cukup bagus namun perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, Sri Mulyani memberikan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta pihak lainnya dalam mewujudkan Indonesia sebagai hub logistik Asia Pasifik.
"Saya ingin memberikan PR (pekerjaan rumah) kepada kalian, kalau ingin jadi hub definisinya apa? Banyak tempat lain yang selama ini klaim menjadi hub seperti Singapura, Hong Kong, dan Shenzen," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (12/4).
Menurut Sri Mulyani untuk mewujudkan mimpi Indonesia sebagai hub Asia Pasifik perlu ditinjau kriterianya apa saja. Misalnya jumlah volume, model bisnis, kesiapan infrastruktur, dan kecepatan pelayanan. Sri Mulyani memberikan tugaa kepada pihak terkait agar selama enam bulan ke depan, mereka membuat kriteria yang jelas untuk menjadi hub logistik internasional Asia Pasifik.
"Bikin kriteria yang jelas, definisi hub ini seperti apa, ke depannya bagaimana, dan aktivitasnya apa," kata Sri Mulyani.
Selain itu, Sri Mulyani juga ingin membuat ukuran kemajuan PLB yang bisa diukur oleh semua pihak. Dia meminta agar PLB membuat roadmap selama lima tahun ke depan agar bisa memetakan barang apa saja yang akan ditampung di PLB tersebut. Sri Mulyani juga meminta semua pihak yang berkaitan dengan PLB untuk melihat kembali data ekspor impor Indonesia sebelum menyusun roadmap tersebut.
Di sisi lain, Sri Mulyani juga menyoroti agar PLB dibangun secara merata dengan sesuai dengan kebutuhan lokasinya. Hal ini sesuai dengan program presiden yakni melakukan pembangunan di daerah perbatasan dan meningkatkannya sebagai pintu gerbang utama bagi Indonesia. "Lihat by location, lokasi mana saja yang masih tertinggal," kata Sri Mulyani.
Selain itu, harus dilihat juga sektor mana saja yang berpotensi untuk masuk di PLB termasuk kesiapan industri. Sri Mulyani menginginkan adanya konektivitas dan kerja sama PLB dalam berbagai bidang, untuk mendukung program-program besar pemerintah. Sri Mulyani berpesan agar momentum ini dapat dijaga dengan baik, serta semua pihak dapat menjaga PLB tetap bersih dan transparan.
Kontributor
Administrator
Diterbitkan Pada 13 Apr 2017
Waktu Membaca
2 Menit
Baca Article Lebih Banyak
Blog
18 Apr 2026
Compliance sebagai Bagian dari Strategi Bisnis di Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Kariangau Gapura Terminal Energi, Balikpapan
Dalam dinamika industri logistik yang semakin kompleks, peran compliance tidak lagi terbatas sebagai fungsi...
Baca Lebih LanjutBlog
21 Aug 2025
Pengalaman Menggunakan Fasilitas PLB: PT. Budi Texindo Prakarsa
Sejarah Berdirinya PT. Budi Texindo PrakarsaPT. Budi Texindo Prakarsa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang...
Baca Lebih Lanjut
Events
24 Nov 2023
Silaturahmi dan Diskusi PPLBI ke KANTOR WILAYAH DJBC BANTEN
Jumat, 24 November 2023 PPLBI melakukan Silaturahmi & Diskusi ke Kantor Wilayah DJBC Banten. Pertemuan ini dihadiri...
Baca Lebih Lanjut